Kenapa Sistem Ini Penting
Setiap kali ada model baru — dari Opus ke Fable 5, atau apa pun yang datang setelahnya — kamu ngulang hal yang sama: jelasin ulang cara kerja kamu, preferensi format, aturan project, dari nol. Itu buang waktu, dan hasilnya nggak konsisten karena tiap sesi chat "lupa" apa yang udah kamu ajarin sebelumnya.
Solusinya bukan nge-prompt lebih panjang tiap kali. Solusinya: tulis standar kerja kamu sekali, di file .md, biar Claude baca otomatis di awal — model apa pun yang lagi kamu pakai.

Apa yang Kamu Bangun: 3 File .md
Ada 3 level file CLAUDE.md, masing-masing punya fungsi beda.
**1. Global — **~/.claude/CLAUDE.md
Berlaku di semua project, di mana saja kamu buka Claude Code. Isinya: cara kamu suka dijelasin, gaya komunikasi, struktur folder kerja kamu secara umum — hal-hal yang nggak berubah project-ke-project.
2. Project — CLAUDE.md di root folder project
Spesifik buat project yang lagi kamu kerjain. Isinya: command build/test/lint, konvensi penamaan, arsitektur singkat, aturan "jangan sentuh file X".
3. Subfolder — CLAUDE.md di dalam folder/module tertentu
Buat area yang butuh aturan beda dari root project. Boleh override aturan project di atasnya. Urutan menang kalau ada aturan bentrok: yang paling spesifik menang. Subfolder > Project > Global.
Cara Kerja Loading-nya
Global dan Project otomatis dimuat pas sesi mulai. File di level subfolder masuk ke context Claude ketika Claude beneran kerja atau buka file di dalam folder itu — dimuat sesuai kebutuhan, bukan langsung semua di awal. Praktisnya: taruh aturan yang penting-tapi-jarang-kepake di level subfolder, biar nggak makan token di setiap sesi kalau kamu nggak lagi kerja di area itu.
Kenapa Sistem Ini Tahan Ganti Model
File .md itu teks biasa. Model apa pun yang kamu pakai — Opus, Fable 5, atau model yang belum ada namanya sekarang — bisa baca isi file yang sama persis. Yang berubah cuma siapa yang membaca, bukan apa yang dibaca. Artinya: standar kerja kamu nggak nempel di satu model doang. Model boleh datang dan pergi, termasuk yang statusnya promo atau bakal ganti skema harga, tapi sistem kamu tetap jalan karena hidup di file, bukan di ingatan sesi chat.
Model Apa yang Dipakai Buat Setup?
Bagian ini paling sering salah paham, jadi diperjelas dulu. Prinsipnya: pakai model paling cerdas yang bisa kamu akses buat proses setup di awal. Alasannya, tahap "wawancara" (Claude nanya cara kerja kamu) butuh pemahaman konteks yang tajam — begitu file ini jadi, kamu nggak perlu ulang proses ini lagi kecuali kebutuhan berubah total. Saat tutorial ini ditulis, model paling cerdas dari Anthropic ada di tier Mythos, salah satunya Fable 5. Kalau Fable 5 atau model tier tertinggi yang lagi kamu punya akses tersedia buat kamu, pakai itu buat proses setup ini. Yang perlu kamu cek sendiri sebelum mulai, karena ini sering berubah:
- Akses ke model tier tertinggi kadang gratis lewat kuota mingguan plan kamu, kadang berubah jadi skema credit terpisah dengan harga yang beda jauh dari model standar
- Cek status ini di Settings → Usage atau langsung di model picker sebelum mulai, biar nggak kaget soal biaya
- Akses promo atau gratis biasanya cuma berlaku buat plan berbayar tertentu — kalau kamu di plan Free, kemungkinan model tier tertinggi ini nggak tersedia buat kamu sama sekali Kalau model tier tertinggi lagi mahal atau nggak bisa diakses: nggak masalah. Pakai model standar yang reliable, Sonnet atau Opus, tergantung plan kamu. Sistem CLAUDE.md ini tetap jalan — cuma kualitas hasil wawancara di tahap 2 mungkin sedikit beda, karena model yang lebih encer biasanya nangkep detail konteks lebih presisi. Poin pentingnya: model buat setup itu keputusan situasional, bukan aturan tetap. Cek dulu apa yang available dan berapa biayanya, baru putuskan.
Proses 4 Tahap
Tahap 1: Pelajari (oleh Claude)
Biarkan Claude eksplorasi dulu — baca struktur folder, file yang udah ada, riwayat kerja sebelumnya kalau ada. Jangan buru-buru minta dia langsung nulis file.
Tahap 2: Tanya (oleh Claude)
Claude nanya sampai 8 pertanyaan buat paham cara kerja kamu — satu pertanyaan tiap kali, bukan sekaligus 8 dalam satu pesan. Ini biar kamu bisa jawab dengan konteks penuh tiap pertanyaan, bukan keteteran jawab borongan. Contoh pertanyaan yang biasa muncul: gaya penjelasan yang kamu suka, command yang sering kamu jalanin, hal yang Claude harus tanya dulu sebelum eksekusi, area atau file yang sensitif dan nggak boleh disentuh otomatis.
Tahap 3: Tulis File (oleh Claude)
Claude nulis draft file .md di level yang sesuai — global, project, atau subfolder, tergantung sifat instruksinya.
Tahap 4: Review & Sempurnakan (oleh kamu)
Ini tahap yang paling sering di-skip, padahal paling penting. Baca ulang tiap baris. Hapus yang generik atau nggak relevan. Approve yang udah tepat. Jangan commit draft mentah tanpa baca — draft otomatis sering nangkep hal yang salah asumsi.
Langkah Praktek Konkret
- Buka folder project kamu di Claude Code
- Jalankan
/init— Claude bakal eksplorasi codebase dan bikinin draft CLAUDE.md otomatis, mencakup command build/test, struktur project, dan konvensi yang kedetect - Review draft itu manual — tambahin hal yang nggak kedeteksi otomatis: preferensi personal, aturan yang cuma ada di kepala kamu, konteks bisnis yang nggak ada di kode
- Simpan sesuai level yang tepat: preferensi pribadi lintas-project masuk ke
~/.claude/CLAUDE.md, aturan khusus project ini masuk ke CLAUDE.md di root project, aturan khusus satu folder atau module masuk ke CLAUDE.md di folder itu - Commit file project-level ke repo biar satu tim pakai standar yang sama — kecuali file yang memang personal atau local, itu di-gitignore
- Jaga file tetap ringkas, idealnya di bawah 200 baris. Sertakan alasan di tiap aturan, karena aturan tanpa alasan gampang diabaikan Claude begitu konteks berubah
Kenapa Ini Beneran Hemat Token (Koreksi Klaim yang Salah Beredar)
Klaim yang sering beredar: "Claude cuma baca 3 baris pertama tiap file buat mutusin apa yang dimuat." Ini nggak akurat. Yang bener: seluruh isi file yang dimuat itu masuk ke context, bukan cuma preview 3 baris. Karena itu, semakin panjang file CLAUDE.md kamu, semakin banyak token yang kepake di setiap request, mau relevan atau nggak buat task yang lagi jalan. Cara hemat token yang beneran efektif:
- Jaga file singkat, di bawah kurang lebih 200 baris buat file utama
- Modular pakai
@import— pisah detail yang jarang kepake ke file lain, panggil pas dibutuhin aja - Taruh aturan di level yang tepat — jangan taruh aturan khusus satu folder di file global, itu bikin aturan itu kepake terus padahal cuma relevan sesekali
- Hapus yang bisa Claude infer sendiri dari kode — kalau senior dev bisa nebak dari baca kode dalam 20 menit, nggak perlu ditulis di CLAUDE.md
Rutinitas Tiap Mulai Sesi Baru
- Buka folder project di workspace
- Claude otomatis baca file Global + Project CLAUDE.md di awal sesi (subfolder nyusul kalau Claude kerja di area itu)
- Claude mulai kerja dengan standar kamu udah kebentuk — nada konsisten, format tepat, koreksi manual makin sedikit
- Update file kapan pun ada perubahan kebutuhan — treat sebagai living document, bukan sekali jadi selamanya
Ringkasan
Model boleh berganti — hari ini Opus, besok Fable 5, entah apa lagi setelahnya. Tapi standar kerja kamu nggak ikut hilang selama dia ditulis di file, bukan disimpan di ingatan satu model doang. Setup sekali, cek berkala, tetap jalan di model apa pun.