Semua Tutorial
Setup

Claude Projects — Sistem 3 Pilar untuk Kreator

Cara setup Claude Projects yang benar menggunakan sistem 3 pilar: Context, Skill, dan Memory.

12 menit·2 Juni 2026

Claude Projects adalah fitur yang mengubah cara kamu bekerja dengan AI. Bukan sekadar chat biasa — ini tentang membangun sistem yang bekerja untukmu secara konsisten.

Apa itu Claude Projects?

Project di Claude adalah ruang kerja yang menyimpan:

  • Custom Instructions — konteks permanen tentang kamu dan tujuanmu
  • Knowledge Files — dokumen yang bisa dirujuk Claude kapan saja
  • Chat History — semua conversation di project tersimpan

Bedanya dengan chat biasa: Claude di dalam project "ingat" siapa kamu dan apa yang kamu kerjakan, bahkan di conversation berbeda.

Sistem 3 Pilar

Tip:

Pilar ini adalah framework yang saya pakai sendiri setelah ratusan jam bereksperimen dengan Claude Projects.

Pilar 1: Context (Siapa Kamu)

Di custom instructions, selalu sertakan:

Template Custom Instructions

Tentang Saya

  • Nama: [NAMA KAMU]
  • Pekerjaan/Niche: [DESKRIPSI SINGKAT]
  • Platform utama: [PLATFORM]
  • Target audience: [TARGET]

Cara Kerja yang Saya Suka

  • Tone: [kasual/formal/friendly]
  • Format output: [bullet/paragraf/tabel]
  • Bahasa: Bahasa Indonesia, sesekali Inggris untuk istilah teknis

Yang TIDAK Saya Inginkan

  • Jangan terlalu panjang kalau tidak perlu
  • Jangan pakai kata "saya" terlalu sering
  • [Tambahkan preferensi lainnya]

Pilar 2: Skill (Apa yang Bisa Dilakukan)

Upload dokumen ke project sebagai "skill":

Buat Skill Document

Tulis di Google Docs atau Notion: cara kerja kamu, SOP konten, template yang sering dipakai.

Export sebagai PDF atau TXT

Save as PDF atau plain text. Claude bisa baca kedua format ini.

Upload ke Project

Di project kamu → Add content → upload file. Claude sekarang bisa rujuk dokumen ini kapan saja.

Tombol "Add content" ada di bagian atas panel kiri project. Kamu bisa upload hingga 200K token per project.

Pilar 3: Memory (Pembelajaran dari Waktu ke Waktu)

Buat conversation khusus bernama "Update Context" di setiap project. Gunakan untuk:

Update Context Prompt

Update custom instructions saya dengan informasi berikut:

[INFORMASI BARU YANG INGIN DISIMPAN]

Misalnya:

  • Saya baru ganti niche ke [NICHE BARU]
  • Audience saya ternyata lebih banyak umur [RANGE UMUR]
  • Format yang paling banyak perform adalah [FORMAT]
Tip:

Setelah Claude beri update instructions yang baru, copy dan update manual di project settings. Claude tidak bisa otomatis edit instructions kamu.

Contoh Project Setup: Konten Creator Instagram

Ini contoh nyata setup yang saya pakai:

Custom Instructions:

code
Kamu adalah asisten konten untuk akun Instagram niche personal finance untuk milenial Indonesia.

Target: 25-35 tahun, kerja kantoran, ingin mulai investasi tapi bingung.
Tone: friendly, tidak menggurui, pakai analogi yang relatable.
Format: selalu buat 3 variasi kalau diminta buat konten.

Knowledge Files:

  • brand-guidelines.pdf — warna, font, tone of voice
  • content-pillars.txt — 5 pilar konten utama
  • viral-posts.txt — 10 post terbaik bulan lalu

Result: Setiap kali saya minta buat konten, Claude langsung tau konteks tanpa perlu explain ulang.

Checklist Project Setup

Checklist


    Dengan sistem 3 pilar ini, Claude Projects bukan sekadar chatbot — ini partner kerja yang makin pintar seiring waktu.

    K
    KayadigitalPenulis

    Educator Claude AI · Kreator Indonesia

    Berbagi tutorial Claude AI step-by-step untuk kreator & profesional Indonesia. Semua gratis, langsung praktik.

    @kayadigital.ai
    👋 Tanya Kaya, Asisten AI